Senin , September 25 2017
Home / DAERAH / Pasar Sukatani Depok, Pasar Pertama yang Memiliki SNI di Jawa Barat
wali-kota-depok-m-idris-sidak-di-pasar-tradisional-_160608214737-779

Pasar Sukatani Depok, Pasar Pertama yang Memiliki SNI di Jawa Barat

Suara Rakyat Indonesia. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (RI) memberikan Sertifikasi Kesesuaian kepada Pasar Sukatani yang telah memenuhi persyaratan sebagai Pasar Rakyat Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kedepannya, pengelolaan Pasar Sukatani akan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga dapat mengelola pasar secara mandiri.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Pasar (DKUP) Kota Depok, Mohammad Fitriawan, mengatakan, setelah berupaya semaksimal mungkin melaksanakan pembenahan, Pasar Sukatani berhasil mendapatkan sertifikasi kesesuaian sehingga menjadi pasar rakyat Standar Nasional Indonesia.

“Pasar Sukatani telah ditetapkan sebagai sebagai pasar rakyat SNI 8152:2015 dengan klasifikasi tipe IV,” ujar Fitriawan kepada Radar Depok.

Fitriawan mengatakan, Pasar Sukatani menjadi pasar rakyat pertama di Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang memperoleh SNI. Pasar Sukatani menjadi 10 pasar yang diberikan sertifikasi SNI di Indonesia.

Guna mendapatkan seritfikasi tersebut, Pasar Sukatani harus memenuhi persyaratan teknis dan persyaratan pengelolaan. Rencananya, sambung Fitriawan, DKUP akan mengusulkan pengelolaan Pasar Sukatani menjadi BLUD.

Menurutnya, banyak keuntungan apabila Pasar Sukatani menjadi BLUD, seperti pengelolaan yang dilakukan secara mandiri sehingga lebih independen. Selain pendanaan menggunakan APBD, mereka dapat mencari pendanaan dari pihak lain.

“Kami sedang mengusulkan Pasar Sukatani menjadi BLUD, sehingga pengelolaan pasar lebih mandiri,” katanya.

Fitriawan meminta pengelola Pasar Sukatani dapat mempertahankan dan konsisten menjalankan sistem yang sudah dibangun sesuai standar SNI yang diberikan kementerian.

“Nantinya, Kementerian Perdagangan RI akan terus memantau Pasar Sukatani,” ujarnya.

Direktur Standarisasi dan Pengendalian Mutu Kementerian Perdagangan RI, Chandrini M. Dewi, menuturkan, yang terpenting dalam pemberian sertifikasi adalah upaya dalam menjaga sistem yang sudah dibangun dan harus ditingkatkan.

Satu tahun setelah mendapatkan sertifikasi akan dimonitor kembali.

“Pasar Sukatani merupakan pasar pertama di Jawa Barat yang mendapatkan sertifikasi SNI, dan harus dipertahankan karena kami akan melakukan monitoring,” ucap Chandrini.

Sumber:jabarpojoksatu

 

Check Also

CV Mehta yang unik dan menarik.(mirror.co.uk/istimewa/net)

Diterima Bekerja Tanpa Interview

SUARARAKYATINDONESIA-Tidak semua orang dapat melakukan hal seperti ini, mengekspresikan diri dan menggambarkan pribadi anda secara ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>