Kamis , Juli 27 2017
Home / DAERAH / Ngeri bin Sadis, Ditabrak 2 Kali tapi Masih Hidup, Ditombak Berkali-Kali Baru Ebong Tewas
habis-ditabrak-korban-ditombak

Ngeri bin Sadis, Ditabrak 2 Kali tapi Masih Hidup, Ditombak Berkali-Kali Baru Ebong Tewas

Suara Rakyat Indonesia – Satu per satu polisi mengamankan pelaku pembunuhan Darwinsyah (44) alias Ebong, warga Kecamatan Muara Badak yang ditemukan tewas mengenaskan, Rabu (19/8) sekira pukul 01.00 Wita lalu. Ebong tewas dengan usus terburai dengan banyak luka tusukan di Badak 5. Empat orang diamankan, Sabtu (22/8) sekira pukul 23.30 Wita.
Kapolres AKBP Hendra Kurniawan, melalui Kasat Reskrim AKP Ade Harri Sistriawan mengatakan, keempatnya adalah H Zulpajri alias H Zul (43), Muh Hanapi alias Daeng Mallongi (44), Adi Fimansyah alias Nahdi (34), dan April (25). Kendati demikian, Korps Bhayangkara itu masih mengejar dua pelaku lain yang diduga terlibat.
Keempatnya diamankan oleh tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Bontang, Unit Reskrim Polsek Muara Badak, dan Unit Jatanras Polda Kaltim. Mereka ditangkap secara terpisah di Kecamatan Marangkayu. Polisi pun masih mendalami motif kasus tersebut. Pasalnya, keempat pelaku yang diamankan itu mengaku tidak tahu permasalahan yang terjadi.
“Masih ada dua orang lagi yang kami kejar, keduanya berinisial JU dan IC. Berdasarkan keterangan para empat pelaku yang kami amankan, yang mengajak mereka adalah IC. Dia (IC, Red) juga yang punya masalah dengan korban. Makanya, motifnya masih terus kami selidiki,” katanya, Minggu (23/8) kemarin.
Tadi malam, polisi menemukan mobil warna hitam yang diduga digunakan untuk menabrak korban sebelum dihabisi. Mobil itu ditinggalkan begitu saja di dalam hutan di daerah Kecamatan Marangkayu.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari para pelaku, kasus pembunuhan tersebut terbilang sadis. Sebelum tewas, korban sempat ditabrak menggunakan mobil sebanyak dua kali. Meski ditabrak mobil, namun korban masih hidup. Dalam kondisi tidak berdaya itulah, korban dihabisi dengan cara ditusuk.
“Menurut pengakuan ZL (H Zul, Red), setelah ditabrak menggunakan mobil, korban lemas. Saat itulah dia (H Zul, Red) menusuk korban dengan tombak sebanyak tiga kali,” katanya. Dengan kondisi usus terburai dan bersimbah darah, korban pun ditinggal begitu saja sebelum akhirnya datang warga dan polisi.



Kapolres pun mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak terpancing dengan isu-isu negatif yang menyesatkan, sehingga mengganggu kondusifitas Muara Badak dan sekitarnya. Pasalnya, kasus itu murni tindak kriminalitas dan polisi sudah menanganinya.
“Kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, khususnya Polres Bontang. Jadi, masyarakat jangan terpancing isu-isu yang tidak benar, yang akan menyebabkan situasi tidak kondusif, khususnya wilayah Muara Badak. Karena, tersangka sudah diamankan di Polres Bontang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya lagi.
Diberitakan sebelumnya, Darwinsyah dihabisi di Badak 5. Saat ditemukan kondisinya mengenaskan. Badan pria 44 tahun itu dipenuhi luka tusuk dan ususnya terburai. Informasi yang dihimpun, korban diadang dua mobil. Sejurus kemudian, beberapa orang keluar dari mobil tersebut dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam (sajam) berupa parang dan tombak. Korban pun langsung tumbang dan tergeletak di jalan.

Check Also

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengaku kesal dengan manuver yang dilakukan jet Rusia di sekitar perbatasan Turki. (Reuters).foto:sindonews

NATO Kesal, Jet Rusia Bermanuver Dekat Perbatasan Turki

SUARARAKYATINDONESIA-Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengaku kesal dengan manuver yang dilakukan jet Rusia di sekitar ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>