Senin , Januari 22 2018
Home / DAERAH / Jokowi Pernah Diingatkan, Hutan Berpotensi Mengalami Kebakaran
10419462_188294584837296_1088621540620256443_n

Jokowi Pernah Diingatkan, Hutan Berpotensi Mengalami Kebakaran

Suara Rakyat Indonesia. Bencana Kebakaran dan kabut asap yang menimpa wilayah Kalimantan dan sumatera, membuat sebagian wilayah di Indonesia, mengalami pencemaran udara.

Dalam hal ini Mantan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang angkat bicara soal bencana kabut asap yang melanda wilayah yang pernah dipimpinnya. Teras Narang mengungkap sudah memberi peringatan ke Istana soal potensi kebakaran hutan di Kalteng, tapi tak ditindaklanjuti.
Membuka pembicaraan soal kabut asap di Kalteng, Teras Narang mengatakan kebakaran hutan hebat yang berujung pada bencana kabut asap memang pernah terjadi saat dia memimpin, tepatnya pada tahun 2007. Namun setelah dia membuat sejumlah peraturan, bencana serupa tak pernah terjadi lagi.
“Sampai hari terakhir saya memimpin 4 Agustus 2015 tidak ada kebakaran apapun. Bukan berarti tidak pernah ada sama sekali, ada, tapi tidak berlangsung lama. Tidak pernah berlangsung lebih dari seminggu,” kata Teras Narang seperti dikutip korankaltim, sabtu (24/10).
Dia menganalisis ada sejumlah faktor yang menyebabkan bencana kabut asap tahun ini berlarut-larut hingga dua bulan. Pertama, keterlambatan penanganan, pengkoordinasian dan pelibatan masyarakat kabupaten kota untuk mengantisipasi bencana kabut asap. Kedua, fenomena El Nino yang memicu musim kemarau berkepanjangan.
“Mendengar itu, saya kirim surat ke Presiden Jokowi meminta instruksi Presiden untuk mengatasi lahan gambut di Kalteng yang rawan kebakaran, tetapi sampai saat ini tidak ada respons. Ternyata benar terjadi kebakaran hutan sekarangi.
Teras Narang menjelaskan surat itu dikirimnya pada 31 Agustus 2014, atau 11 hari setelah Jokowi mengucap sumpah sebagai Presiden. Dia yakin surat itu sudah diterima pihak Istana, karena asisten II Gubernur Kalteng pernah dipanggil untuk membahas masalah tersebut. Namun sayangnya, pembahasan itu tinggal pembahasan, tak pernah ada tindak lanjut.

Check Also

Alejandro antar anak dengan kursi roda.definitely/istimewa/net

Antar Anak Sekolah Tiap Hari dengan Kursi Roda

SUARARAKYATINDONESIA-Sayang anak dan patut dicontoh kegigihannya demi sang anak. Tatay Alejandro, pria asal Filipina ini ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>