Minggu , Mei 28 2017
Home / News / Android O Resmi Meluncur, Berikut Fitur Unggulannya

Android O Resmi Meluncur, Berikut Fitur Unggulannya

SUARA RAKYAT INDONESIA – Setelah diperkenalkan pertama kali dalam versi developer pada Februari lalu, Android O resmi lahir di ajang Google I/O 2017.

Jurnalis KompasTekno, Fatimah Kartini turut hadir di acara peluncuran OS Android terbaru itu, yang digelar di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, AS.

Berbicara di atas panggung, VP Engineering Android, Dave Burke, mengumbar fitur-fitur baru pada sistem operasi mobile tersebut.

“Pada dasarnya, kami ingin memberikan pengalaman terbaik lewat berbagai fitur baru dan keamanan dalam pemakaian sehari-hari,” kata Burke, Rabu (17/5/2017), di atas panggung Google I/0 2017.

Lantas, apa saja yang baru dari Android O? Setidaknya ada lima fitur yang jadi andalan Google dalam Android O.

Pertama, picture-in-picture. Fitur ini sudah lebih dulu hadir di aplikasi YouTube. Fungsinya untuk meningkatkan produktivitas, di mana pengguna bisa menjajal aplikasi A sembari menonton Netflix atau YouTube pada layar yang lebih kecil.

Kedua, notification dots. Fitur ini merupakan tahap lebih lanjut dari mekanisme swipe down untuk melihat notifikasi pada aplikasi. Pengguna cukup memencet lama ikon aplikasi, notifikasi yang belum terbaca pun akan muncul.

Ketiga, autofill with Google. Fitur ini mempermudah pengguna ketika hendak log-in ke media sosial. Misalnya saja di Twitter. Google akan mengisi username dan password secara otomatis, sehingga proses log-in tak memakan waktu lama.

Keempat, smart text selection. Fitur ini membuat mekanisme copy-paste kata dan kalimat lebih mudah. Ketika hendak mem-blok suatu alamat, nomor telepon, atau restoran, pengguna tak perlu mem-blok kata per kata.

Google akan mengenali frasa dan konteks sehingga pengguna bisa mem-blok secara acak untuk menyalin dan memindahkan ke ruang layar lain.

Kelima, untuk urusan performa, Google menjamin Android O akan jauh lebih hemat baterai. Ini berkat optimasi sistem operasi yang digunakan Google.

Selain itu, dalam hal keamanan, Google juga mengklaim bakal memanfaatkan machine learning untuk memindai 50 miliar aplikasi per hari. Jika ada yang terbukti berbahaya, maka akan langsung ditendang dari toko aplikasi Play Store.

Peluncuran Android O ini belum disertai informasi soal kapan OS mobile ini bakal mulai digunakan di smartphone-smartphone Android.

Jika merujuk pada rekam jejak, biasanya ponsel pertama Android O akan hadir di ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol. Ajang MWC sendiri rutin digelar setiap awal tahun.

[msn]

Check Also

BBBxOoO

Ribuan Kodok Peliharaan Jokowi Mati Dimakan Biawak

SUARA RAKYAT INDONESIA – Ketika masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Presiden Joko Widodo gemar memelihara kodok. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>